Prosesku yang Lambat Tak Pernah Menghentikanku Untuk Terus Berjuang

Bendherang.com - Aku sadar bahwa proses hidup yang ku jalani memang lambat, dibandingkan dengan orang-orang yang seumuran denganku, rasanya aku sangat tertinggal dibelakang. Seringkali aku melihat teman-temanku yang sudah terlihat sukses di sosial media, dan kadang itu membuatku merasa kecil dan gagal. Tapi disatu sisi aku percaya bahwa proses tak pernah mengkhianati hasil, tak perlu membandingkan hidupku dengan orang lain. Aku hanya perlu menjadi diriku sendiri.

Aku tahu prosesku lambat, tapi setidaknya aku masih berjuang. Aku paham semua orang, seakan terbang lebih tinggi dari aku, dan aku masih ada disini dan belum kemana-mana. Kakiku masih ada ditanah, tapi semua itu tidak mematahkan semangatku. Aku masih berusaha semampuku, aku berikan yang terbaik, dan aku yakin hidupku indah.

Terkadang memang ada hari dimana rasanya aku ingin menyerah, ada hari aku merasa bahwa semua ini bukan jalanku. Bahkan aku merasa bahwa aku telah salah memilih pilihan hidupku. Tapi aku tersadar bahwa di dunia ini tidak ada kata salah. Segala keburukan dan kepahitan yang dialami adalah proses. Jika salah masih bisa diperbaiki, karena gagal adalah hukum pasti yang tidak bisa dihindari. Semua orang juga pasti gagal, tapi dengan kegagalan yang dialami disitulah terbentuk kesempurnaan

Aku selalu yakin akan proses. Sebuah proses pasti hasilnya manis, tidak ada yang sia-sia di Bumi ini. Apa yang kita kerjakan setiap harinya pasti membuahkan hasil. Apa yang kita pikirkan dan impikan pasti akan terwujud. Karena semua dimulai dari pikiran. Sebuah pikiran positif akan membawamu lebih dekat dengan mimpimu, seakan semesta lah yang membawamu berjalan. Meskipun perjalanannya tak selalu mulus, tapi pastinya semakin hari mimpimu pasti semakin dekat.

Aku tahu bahwa sekarang aku masih di fase berjuang. Aku tahu bahwa sekarang aku belum bisa memanen hasilku. Aku juga tahu semua orang di usiaku, sudah menikmati hasil panennya. Aku tahu prosesku lambat dan aku tidak ingin marah pada yang lain karena telah meremehkan kecepatanku. Mereka selalu berteriak kepadaku "cepat waktumu akan habis". Tapi aku pikir penentu waktu bukan manusia, aku yakin penentu waktu yang sebenarnya adalah sang pencipta. 

Dari sinilah aku belajar untuk lebih menikmati hidup dan berdamai dengan situasi. Aku belajar untuk lebih sabar. Aku juga belajar apa arti bersyukur yang sesungguhnya. Dulu aku berpikir bersyukur sama dengan bermalas-malasan, tapi ternyata malah sumbu energiku untuk terus berjuang di bumi ini. 

Tidak apa jika prosesku lambat, aku hargai itu. Setidaknya aku tidak pernah berhenti untuk berjuang dan berhenti melangkah.


Belum ada Komentar untuk "Prosesku yang Lambat Tak Pernah Menghentikanku Untuk Terus Berjuang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel