Berdamai dengan Masa Lalu

Bendherang.com - Kehidupan masa lalu kerap menjadi bayang-bayang menakutkan bagi sebagian orang. Hal itu memengaruhi munculnya prasangka buruk  akan pengalaman selanjutnya di masa depan. Orang-orang ini cenderung takut untuk mengambil langkah karena rasa takut. Akhirnya, ketakutan itu membuat mereka hanya berdiam di tempat. Masalah yang tidak selesai, perasaan yang tidak tersampaikan, ketidaknyamanan yang tidak terungkap, membuat seseorang masih sibuk berurusan dengan ingatan masa lalunya.

Berdamai dengan diri sendiri
sumber: pexels.com
Tak jarang, hubungan dengan masa lalu mengakibatkan hari-hari menjadi terganggu. Entah itu dari segi produktivitas sehari-hari, hingga kemampuan bersosialisasi dan pengendalian diri. Bukan hal yang mudah, berurusan dengan masa lalu membutuhkan usaha dan niat yang sungguh-sungguh. Beberapa langkah berikut ini bisa menjadi awalan untuk berdamai dengan masa lalu.

Ekspresikan

Ketika bayangan akan masa lalu mulai memengaruhi aktivitas keseharian, artinya individu tersebut sudah mulai kewalahan mengatasi pikirannya sendiri. Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk memperoleh dukungan. Memulai dari diri sendiri adalah kuncinya. Komunikasikan segala macam perasaan atau pikiran yang muncul. Ungkapkan segala sesuatu yang mengganggu, bisa melalui tulisan atau berdialog dengan diri sendiri.

Jika masih belum teratasi, maka sudah saatnya mencari bantuan. Tapi tidak semua orang bisa didatangi begitu saja. Hubungi orang-orang yang bisa dipercaya seperti orang tua, saudara, sahabat atau tenaga profesional baik itu psikolog maupun psikiater.

Tidak ada yang salah dari mencari bantuan. Jika sedih menangislah, jika sulit mengatasi sampaikanlah kepada mereka yang mau mendukungmu. Memendam hanya akan mengakibatkan kesakitan yang tidak ada habisnya.

Berbahagialah

Jalan hidup yang sulit agaknya membuatmu menjadi skeptis terhadap kebahagiaan. Tidak masalah untuk menjadi sedikit egois dengan memilih kebahagiaanmu. Belajarlah untuk menikmati hidup melalui hal-hal sederhana. Berbahagialah dengan apapun yang sedang kamu alami. Meski hanya setitik, berbahagialah!

Selesaikan

Apapun yang sedang kamu hadapi, selesaikan. Tumbuhkan keberanian dan hadapi permasalahan. Kamu tentu tidak bisa kembali ke masa yang sudah berlalu, tapi kamu bisa mengendalikan dirimu saat ini. Jangan tunggu sesak baru bercerita, jangan tunggu berdarah-darah baru mengobati. Jika tidak menemui orang lain, peluklah dirimu sendiri.

Terima dan Maafkan

Fokuslah pada penerimaan dan pemaafan, baik itu terhadap dirimu sendiri maupun terhadap orang lain atau kejadian buruk yang membuatmu kesakitan di masa kini. Berdamailah.

Baca juga : Prosesku yang Lambat Tak Pernah Menghentikanku Untuk Terus Berjuang


Belum ada Komentar untuk "Berdamai dengan Masa Lalu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel