7 Alasan Kenapa Kamu Tidak Mampu Mengatakan Apa Yang Kamu Rasakan

Bendherang.com - Mengungkapkan sesuatu apa yang ada di pikiranmu memang terkadang tdak semudah seperti yang kamu bayangkan. Mungkin bagi mereka yang berkepribadian ekstrovert cukup mudah dalam menyampaikan pendapat tapi tidak bagi kamu yang introvert. Untuk kamu yang introvert yang terbiasa menyendiri dan jarang berbicara, menyampaikan apa yang ada dipikiranmu adalah hal yang sulit.

Foto : Unsplash
Dalam menyampaikan suatu pendapat, banyak orang yang berfikir terlalu berlebihan dan akhirnya tidak berani mengungkapkan apa yang ada dirasakannya. Sebenarnya bukannya kamu tidak mampu namun kamu belum terbiasa melakukannya. Kemampuan menyampaikan suatu pikiran dan gagasan memang dibutuhkan ketika kamu menghadapi suatu kondisi ketika kamu membutuhkan orang lain untuk menyelesaikan suatu masalah. Kamu bisa belajar serta membiasakan agar dapat lancar ketika menyampaikan apa yang ada dipikiranmu. Dengan mengenali penyebab apa saja yang membuat seseorang sulit untuk mengucapkan suatu pendapat kamu dapat mengintropeksi dirimu sendiri dan perlahan mulai mencoba melakukannya. Berikut beberapa hal yang sering menghambatmu dalam menyampaikan apa yang kamu rasakan.

1. Takut terjadi konflik

Kamu tidak ingin terlibat konflik dengan orang disekitarmu. Kamu mempercayai bahwa dalam menjalin sebuah hubungan baik dengan orang lain tidak boleh terjadi konflik dan membuat orang lain marah. Kamu juga beranggapan bahwa mengungkapkan apa yang kamu rasakan kepada orang yang kamu sayangi akan menimbulkan penolakan dari mereka. Akhirnya kamu lebih memilih untuk tetap memendam apa yang kamu rasakan.

2. Perfeksionisme emosional

Kamu meyakini bahwa kamu memiliki kepribadian yang sempurna, tidak memiliki kemarahan, kecemburuan, depresi atau kecemasan. Kamu selalu ingin berfikir secara rasional dan mampu mengendalikan emosi. Kamu tidak ingin terlihat lemah dan rentan. Kamu takut jika orang lain mengetahui apa yang sebenarnya kamu rasakan dapat menyebabkan orang lain meremehkanmu.

3. Takut terhadap penolakan

Kamu begitu takut dengan penolakan jika mengungkapkan perasaaanmu, bisa jadi jika kamu mengatakan yang sebenarnya kamu akan dijauhi oleh orang yang ada disekitarmu. Sehingga kamu lebih memilih diam dan menerima perlakuan mereka daripada membuat orang lain marah. Kamu cenderung ingin selalu menyenangkan orang lain dan memenuhi harapan mereka.

4. Berperilaku pasif-agresif

Perilaku pasif-agresif adalah cara seseorang menyampaikan rasa marah atau kekecewaan secara tersirat. Perilaku ini timbul ketika kamu menahan sakit hati atau perasaan marah secara diam diam dan tidak  mengungkapkan apa yang kamu rasakan. Kamu memberi orang lain perlakuan diam-diam, seolah olah kamu sependapat dengan lawan bicaramu padahal perasaanmu mengatakan sebaliknya.

5. Keputusasaan

Ketika kamu ingin membangun hubungan yang baik dengan orang lain dan sudah melakukan segalanya. Namun hubungan yang kamu jalin terasa tidak ada kemajuan, seolah olah jalan ditempat. Kamu beranggapan mereka terlalu keras kepala dan tidak mendengarkan apa yang kamu katakan. Segala cara sudah kamu coba namun mereka sama sekali tidak menghiraukanmu. Kamu sering kali diacuhkan seperti mereka tidak pernah menganggapmu penting bagi mereka. Keadaan tidak semakin baik walau kamu sudah mencoba memperbaikinya, akhirnya kamu mulai putus asa dan merasa lebih baik diam daripada menghabiskan banyak tenaga.

6. Kurang percaya diri

Rasa percaya diri yang rendah memang sering menghambat seseorang untuk bebas mengekspresikan diri dalam hal apapun tak terkecuali dalam menyampaikan perasaaan. Kamu percaya bahwa kamu tidak berhak untuk mengungkapkan perasaanmu atau untuk meminta apa yang kamu inginkan dari orang lain. Kamu merasa orang lain selalu lebih dari kamu dan mereka tidak membutuhkan masukan dari kamu.

7. Ingin menyelesaikan masalah

Sebuah konflik dalam hubungan memang seringkali terjadi. Ketika kamu sedang memiliki konflik dengan seseorang sebaiknya selesaikan masalahmu secepat mungkin. Menghindari suatu masalah sama saja kamu membiarkan masalah tersebut menjadi lebih besar, duduklah dan dengarkan apa akar masalahnya. Jangan berbicara dulu sampai lawan bicaramu selesai menjelaskan semuanya. Dalam kondisi seperti ini diam memang lebih baik jika ingin masalahmu cepat terselesaikan.

Belum ada Komentar untuk "7 Alasan Kenapa Kamu Tidak Mampu Mengatakan Apa Yang Kamu Rasakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel